Lebak, AINews.com – Aliansi Muda Banten Selatan (AMBAS) menyampaikan apresiasi atas selesainya proyek pembangunan irigasi di wilayah selatan Kabupaten Lebak.
Proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN itu menyasar pembangunan irigasi sawah dan jalan inspeksi dengan nilai lebih dari Rp139 miliar.
Koordinator AMBAS mengatakan pembangunan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat petani di wilayah selatan Lebak.
Menurutnya, keberadaan irigasi baru dan jalan inspeksi dapat memperlancar distribusi air ke lahan pertanian serta mempermudah akses petani ke sawah.
”Kami mengapresiasi keseriusan pemerintah pusat melalui APBN dalam membangun infrastruktur pertanian di Banten Selatan. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat petani di sana,” ujar Koordinator AMBAS, Haes Rumbaka, Minggu, 19 Juli 2026.
Meski mengapresiasi, AMBAS juga menyoroti sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan proyek.
Dari hasil pemantauan di lapangan, masih ditemukan ketidaksesuaian pada sisi spesifikasi teknis di beberapa titik bangunan.
AMBAS menyebut saat ini proyek tersebut sudah memasuki masa pemeliharaan.
Karena itu, pihaknya mendorong pihak pelaksana dan instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan pada bagian yang belum sesuai standar.
”Harapan kami, hasil pembangunan yang masih kurang bagus agar diperbaiki selama masa pemeliharaan. Dengan begitu prasarana umum ini bisa lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam jangka panjang,” tambahnya.
AMBAS menegaskan akan terus mengawal proses pemeliharaan agar kualitas infrastruktur pertanian di Banten Selatan benar-benar sesuai kebutuhan petani dan tidak cepat rusak.
Proyek irigasi dan jalan inspeksi di wilayah selatan Lebak sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di daerah. (Red)
Pembangunan Irigasi dan Jalan Inspeksi di Lebak Bermanfaat, Minta Kekurangan Teknis Segera Diperbaiki

