P3-TGAI Batu Gajah Wujudkan Irigasi Berkualitas Demi Kesejahteraan Petani

Lebak, AINews.com – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang dilaksanakan oleh Kelompok P3A Batu Gajah di Daerah Irigasi Cisarang, Kampung Susukan, Desa Mekarjaya, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Kehadiran program dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air tersebut dinilai menjadi harapan besar bagi warga, khususnya para petani yang selama ini membutuhkan peningkatan kualitas jaringan irigasi.

Sejak dimulainya pekerjaan, masyarakat terlihat antusias mengikuti perkembangan pembangunan. Warga berharap, melalui program ini distribusi air menuju lahan pertanian dapat berjalan lebih lancar sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.

Pelaksanaan kegiatan P3-TGAI Tahun Anggaran 2026 tersebut dikerjakan secara swakelola oleh Kelompok P3A Batu Gajah. Dari hasil pemantauan di lapangan, proses pembangunan berjalan dengan baik, rapi, dan mengedepankan mutu pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Ketua Kelompok P3A Batu Gajah, Jahri, S.Pd, saat ditemui di lokasi kegiatan pada Rabu (8/7/2026) mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk memberikan hasil pekerjaan terbaik demi kepentingan masyarakat.

“Kami selaku pelaksana Program P3-TGAI selalu mengutamakan kualitas dan kuantitas pekerjaan agar hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani. Kami ingin pembangunan ini bertahan lama dan memberikan dampak positif bagi peningkatan irigasi di wilayah ini,” ujar Jahri.

Selain menjaga mutu pekerjaan, Jahri juga menegaskan bahwa aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi perhatian utama selama proses pembangunan berlangsung. Seluruh pekerja diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar keselamatan kerja sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan tenaga kerja.

“Keselamatan para pekerja juga menjadi prioritas kami. Karena itu kami selalu mengingatkan agar seluruh pekerja menggunakan perlengkapan keselamatan selama bekerja di lapangan. Kami ingin pekerjaan selesai tepat waktu dengan hasil maksimal tanpa mengabaikan faktor keselamatan,” tambahnya.

Berdasarkan informasi pada papan proyek, kegiatan P3-TGAI tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp195 juta dengan masa pelaksanaan 45 hari kalender. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan tata kelola air irigasi sekaligus memberdayakan masyarakat melalui sistem pelaksanaan swakelola.

Masyarakat sekitar pun berharap pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal dengan hasil yang berkualitas sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan, terutama dalam mendukung kebutuhan air bagi lahan pertanian di wilayah Kecamatan Panggarangan.

Pembangunan jaringan irigasi diharapkan mampu menjadi investasi jangka panjang bagi sektor pertanian serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Lebak. Komitmen pelaksana yang mengedepankan kualitas pekerjaan, ketepatan pelaksanaan, serta penerapan standar keselamatan kerja menjadi modal penting agar program ini benar-benar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Editor: Enda

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *