Masyarakat Desa Pamubulan Apresiasi Program P3-TGAI

Lebak, AktualIndonesiaNews.com — Masyarakat Desa Pamubulan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian. Rabu (12/8/2026).

Pelaksanaan pembangunan jaringan irigasi mendapat respons positif dari masyarakat. Selain dinilai membantu meningkatkan fungsi dan distribusi air ke lahan pertanian, masyarakat juga menilai hasil pekerjaan telah dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan spesifikasi serta ketentuan teknis yang telah ditetapkan dalam program.

Masyarakat berharap infrastruktur irigasi yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat secara bersama-sama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.Ketua P3A Seri Mustika, H. Endang, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program dan dukungan masyarakat selama proses pembangunan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan Program P3-TGAI ini. Alhamdulillah, pembangunan dapat berjalan dengan baik dan hasil pekerjaan yang kami lihat sudah sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat bangunan irigasi ini agar dapat digunakan dalam waktu yang panjang dan memberikan manfaat bagi para petani,” ujar H. Endang.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan sangat penting karena masyarakat merupakan pihak yang akan memanfaatkan sekaligus menjaga keberadaan jaringan irigasi tersebut.

Sementara itu, Tenaga Pendamping Masyarakat, Moch Ricky Permana, menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan program tidak terlepas dari kerja sama antara P3A, masyarakat, tenaga pendamping, dan seluruh pihak terkait.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme dan dukungan masyarakat Desa Pamubulan dalam pelaksanaan program P3-TGAI. Dari hasil pendampingan dan pemantauan di lapangan, pekerjaan dilaksanakan dengan memperhatikan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Partisipasi dan gotong royong masyarakat juga menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan berjalan dengan baik dan sesuai kebutuhan di lapangan,” ungkap Moch Ricky Permana.

Ia menambahkan bahwa setelah pembangunan selesai, aspek pemeliharaan menjadi tanggung jawab bersama agar fungsi jaringan irigasi tetap optimal.

Dengan adanya Program P3-TGAI, masyarakat Desa Pamubulan berharap pengelolaan sumber daya air semakin baik, kebutuhan pengairan lahan pertanian dapat terpenuhi, serta produktivitas dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat. (K-San)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *