LEBAK, AINews.com – (03 September 2026) – Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik terkait rencana kegiatan PT Bondera Global Internasional yang diselenggarakan di Cipadang, Kecamatan Cileles, mendapat sorotan tajam dari Ketua KNPI Kecamatan Cileles.
Ketua KNPI Cileles Muhamad Saroji menilai forum konsultasi publik semestinya menjadi ruang untuk menghimpun aspirasi masyarakat secara nyata dan menyeluruh, bukan sekadar menghadirkan sejumlah orang kemudian dianggap telah merepresentasikan masyarakat Kecamatan Cileles.
Menurutnya, kehadiran industri berskala besar merupakan persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.
“Sehingga warga berhak mengetahui rencana kegiatan perusahaan, memberikan masukan, serta ikut mengawal dampak sosial, ekonomi, ketenagakerjaan, dan lingkungan,” Tegasnya.
Ketua KNPI Cileles juga mempertanyakan sejauh mana keterlibatan pemuda dalam forum tersebut.
Sebagai kelompok yang akan menghadapi dampak pembangunan dalam jangka panjang, pemuda Cileles seharusnya mendapatkan ruang yang proporsional untuk ikut membahas masa depan wilayahnya.
KNPI Cileles tidak ingin forum konsultasi publik berubah menjadi forum segelintir orang, terlebih jika kemudian muncul kesan bahwa forum tersebut hanya menjadi pintu masuk bagi kepentingan kelompok atau kepentingan pribadi tertentu.
“Kalau memang untuk kepentingan publik, maka prosesnya juga harus benar-benar terbuka kepada publik,” Terang Saroji.
Selain persoalan keterbukaan forum, KNPI Cileles juga menyoroti persoalan pembebasan lahan warga yang pembayarannya masih belum lunas.
Ia juga mendesak, pihak perusahaan untuk segera menuntaskan pembayaran lahan yang belum selesai. Jangan sampai bangunan pabrik sudah berdiri kokoh, tetapi hak warga atas tanah yang digunakan masih menggantung.
“KNPI Cileles menegaskan akan terus mengawal keterlibatan pemuda dan masyarakat dalam setiap proses pembangunan di Kecamatan Cileles, khususnya terkait keberadaan industri dan dampaknya terhadap masyarakat lokal,” Pungkasnya.
reporter:(Apip Rohman)

