LEBAK, AINews.com — Senin (31/8/2026). – Pemerintah Desa Kujangsari bersama DPK KNPI Kecamatan Cileles dan JARUM Indonesia Kecamatan Cileles mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.
Gerakan tersebut salah satunya diwujudkan melalui seruan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan serta membiasakan diri membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Imbauan ini menjadi bagian dari kepedulian bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Persoalan sampah dinilai tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Lebak sendiri telah memiliki Peraturan Daerah Kabupaten Lebak Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah, yang menjadi salah satu landasan dalam upaya pengelolaan sampah di wilayah Kabupaten Lebak.
Kades Kujangsari: Kebersihan Tanggung Jawab Bersama
Kepala Desa Kujangsari, Adnan Kasogi, menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah Desa Kujangsari mengajak seluruh masyarakat untuk membiasakan diri tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Kades.
Menurutnya, kebiasaan menjaga kebersihan tidak hanya memberikan manfaat bagi kondisi lingkungan saat ini, tetapi juga berkaitan erat dengan kesehatan dan kenyamanan masyarakat.
“Menjaga kebersihan bukan hanya untuk hari ini, tetapi merupakan bentuk kepedulian kita terhadap kesehatan, kenyamanan, dan masa depan generasi yang akan datang,” katanya.

JARUM Indonesia Dorong Kesadaran Masyarakat
Sementara itu, Korlap JARUM Indonesia Kecamatan Cileles, Apip Rohman, mengatakan persoalan sampah harus dihadapi dengan membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat.
Menurut Apip, lingkungan yang bersih akan memberikan manfaat secara langsung bagi kehidupan masyarakat.
Karena itu, diperlukan kebiasaan bersama untuk menjaga lingkungan, mulai dari hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya.
KNPI: Pemuda Harus Jadi Pelopor
Ketua DPK KNPI Kecamatan Cileles, Muhamad Saroji, menilai kalangan pemuda memiliki posisi penting dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap lingkungan.
Menurutnya, gerakan menjaga kebersihan tidak cukup hanya melalui imbauan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan dan keteladanan.
“Menjaga lingkungan bukan tentang siapa yang paling banyak berbicara, tetapi siapa yang mau memulai dan memberi contoh,” tegas Muhamad Saroji.
Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Mari kita tumbuhkan kesadaran bahwa membuang sampah pada tempatnya adalah bentuk sederhana dari menghargai lingkungan, menghargai sesama, dan menghargai masa depan,” ujarnya.
Ajak Masyarakat Jadikan Kebersihan sebagai Budaya
Pemdes Kujangsari, DPK KNPI Kecamatan Cileles, dan JARUM Indonesia Kecamatan Cileles sepakat bahwa persoalan sampah membutuhkan gerakan bersama.
Kesadaran masyarakat dinilai menjadi kunci untuk mencegah sampah berserakan di lingkungan permukiman maupun fasilitas umum.
Ketiga unsur tersebut pun mengajak seluruh masyarakat untuk tidak lagi menganggap persoalan sampah sebagai urusan pemerintah semata.
Sebaliknya, setiap warga diharapkan mengambil peran mulai dari lingkungan masing-masing.
Membuang sampah pada tempatnya merupakan langkah sederhana, tetapi berdampak besar bagi kebersihan, kesehatan, dan masa depan lingkungan.
Gerakan tersebut diharapkan dapat menjadi kebiasaan bersama sekaligus membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat Kecamatan Cileles, khususnya Desa Kujangsari.
(Tim Redaksi)

