Pelantikan SEMMI PC Lebak 2026–2027 di DPRD Lebak, Teguhkan Spirit Keislaman dan Keberanian Mengawal Pemerintahan

Lebak, AINews.com — Pelantikan Pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kabupaten Lebak periode 2026–2027 berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Lebak, Rabu (13/5/2026) pukul 15.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi momentum kebangkitan gerakan mahasiswa untuk kembali menegaskan keberpihakan kepada rakyat serta memperkuat peran mahasiswa dalam mengawal pembangunan yang transparan dan berpihak kepada masyarakat.

Pelantikan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial organisasi, tetapi juga penegasan komitmen mahasiswa dalam menjaga nilai kritis dan independensi di tengah berbagai persoalan daerah, mulai dari ketimpangan pembangunan, lemahnya transparansi kebijakan, hingga persoalan sosial yang masih belum terselesaikan.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran pengurus SEMMI PC Lebak resmi dilantik di bawah kepemimpinan Fauzan Muhyi sebagai Ketua Umum SEMMI PC Lebak periode 2026–2027.

Dalam sambutannya, Fauzan Muhyi menegaskan bahwa SEMMI harus hadir sebagai gerakan intelektual yang tidak kehilangan keberanian dalam menyampaikan kritik terhadap kebijakan publik.

“Mahasiswa tidak boleh nyaman dalam keheningan ketika rakyat dipertontonkan dengan ketidakpastian pembangunan dan lemahnya keberpihakan kebijakan. SEMMI harus menjadi kekuatan moral yang mampu mengawal jalannya pemerintahan secara kritis, objektif, dan berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa spirit keislaman tidak boleh hanya menjadi simbol dalam forum diskusi maupun kegiatan pelantikan, melainkan harus diwujudkan melalui keberanian melawan ketidakadilan dan membela kepentingan rakyat kecil.

“Nilai keislaman mengajarkan keberanian menyampaikan kebenaran. Maka organisasi mahasiswa harus berdiri di atas kepentingan rakyat, bukan tunduk pada kepentingan kekuasaan,” lanjut Fauzan.

Sementara itu, perwakilan Pengurus Besar SEMMI menekankan bahwa tantangan terbesar gerakan mahasiswa saat ini adalah menjaga independensi organisasi di tengah derasnya kepentingan politik dan pragmatisme.

“Gerakan mahasiswa akan kehilangan marwah ketika terlalu dekat dengan kekuasaan namun perlahan menjauh dari penderitaan rakyat. SEMMI harus tetap tajam dalam kritik, kuat dalam gagasan, dan konsisten menjadi pengontrol kebijakan publik,” ujarnya.

Pelantikan tersebut diharapkan menjadi awal lahirnya kepengurusan yang tidak hanya aktif dalam kegiatan formalitas organisasi, tetapi benar-benar hadir dalam perjuangan sosial masyarakat, mengawal pembangunan daerah, serta berani menyuarakan kritik terhadap kebijakan yang dinilai tidak transparan dan tidak berpihak kepada rakyat.

SEMMI PC Lebak juga diharapkan mampu menjadi rumah perjuangan intelektual yang melahirkan kader-kader berintegritas, progresif, dan tetap menjaga idealisme gerakan mahasiswa.

Reporter: Apip Rohman

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *