Rawan Kepentingan, Bang Andra di Desak Segera Definitifkan Direktur RSUD Malingping

Lebak, AINews.com – Pejabat Direktur RSUD Malingping yang terlalu lama diganti oleh beberapa Pelaksana Tugas (Plt), diduga rawan Kepentingan tertentu menurut Aktivis. Sehingga Gubernur Banten, Andra Soni didesak segera mengisi kekosongan penjabat direktur RSUD Malingping secara definitif.

Bukan tanpa alasan, Direktur RSUD sudah lama tidak dijabat secara definitif, sudah beberapa tahun dan beberapa orang berganti namun hanya sebagai Plt.

“Sudah sekian lama tahunan jabatan Direktur RSUD Malingping berganti, namun hanya Plt saja bukan definitif. Tentunya ini menjadi pertanyaan, mengapa kekosongan jabatan ini dibiarkan berlarut-larut hanya di isi dengan Plt. Karena menurut kami hal seperti ini sangat rawan konflik Kepentingan dan tidak mencerminkan tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Bucek, Jumat 17 April 2026.

Menurutnya, mengingat pertimbangan rawan kepentingan dan tata kelola pemerintahan yang baik, Gubernur Provinsi Banten, diminta segera menetapkan Direktur RSUD Malingping secara definitif.

“Kami kira ga perlu menjabarkan beberapa hal rawan kepentingan jika dijabat oleh Plt, karena hal tersebut bukan rahasia umum lagi. Selain itu, secara aturan sebenarnya pengisian jabatan Plt jika menurut aturan sebenarnya tidak sembarangan. Oleh karena itu, bang Andra selaku Gubernur Provinsi Banten kami pinta segera mengisi posisi jabatan tersebut dengan definitif,” paparnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji, ketika dikonfirmasi oleh wartawan mengenai pengisian jabatan Direktur RSUD Malingping berlarut-larut dengan Plt, belum memberikan jawaban.

(Hn)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *