Tradisi Nelayan Binuangeun, Sambut Bulan Suci Ramadhan: Libur Melaut, Jalankan Ibadah Puasa Bersama Keluarga

Lebak, AINews.com – Seperti tahun sebelumnya, memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026, ratusan nelayan di pesisir selatan laut Binuangeun, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak-Banten, memilih untuk tidak melaut.

Tradisi ini dilakukan agar mereka dapat menjalankan ibadah puasa bersama keluarga di awal Ramadan.Ratusan perahu nelayan dalam berbagai ukuran tampak terlihat berjejer rapi di tepi sungai Muara Binuangeun, para nelayan memutuskan untuk berhenti sejenak dari aktivitas menangkap ikan dan memilih menghabiskan waktu bersama keluarga.

“Untuk nelayan yang menyambut bulan suci Ramadan kita libur total. Mulai beraktipitas lagi setelah tiga hari puasa, selanjutnya seperti biasa lagih, dan dua hari sebelum lebaran mulai libur lagi luntuk menyambut 1 Syawal,” ujar Ade salah satu nelayan pantai Binuangeun, Kamis (19/02/2026).

Lanjut Ade menambahkan, bahwa libur melaut ini tidak hanya berlaku bagi nelayan pantai Binuangeun saja, tetapi juga menjadi tradisi nelayan di sepanjang pesisir selatan Lebak, mulai dari pantai Suka hujan pasput, Bayah, hingga Sawarna.

Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan suci Ramadhan, masa libur ini juga dimanfaatkan oleh nelayan untuk memperbaiki perahu dan jaring yang mengalami kerusakan.

Dengan demikian, saat kembali melaut, nelayan sudah siap menghadapi tantangan di laut.

Hal senada dikatakan Deden (40), aturan berhenti melaut hingga hari pertama puasa ini sudah menjadi tradisi nelayan setempat. Mereka memilih berkumpul dengan keluarga menyambut datangnya Ramadan,” Itu berlaku setiap tahun, baik menjelang Ramadan maupun Lebaran nanti,” jelasnya.

Para nelayan berharap, saat kembali melaut nanti, kondisi cuaca lebih bersahabat dan hasil tangkapan ikan smakin melimpah. Biasanya, setelah libur tiga hari di awal Ramadan, mereka kembali beraktivitas hingga menjelang Lebaran, yang oleh para nelayan disebut sebagai “mudik melaut” dua hari sebelum lebaran. (K-San)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *