Klarifikasi Kepala SPPG Cigemblong Terkait Telur Mentah pada Menu MBG Terkesan Cari Aman

Lebak. AINews.com – Klarifikasi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Cigemblong Kabupaten Lebak Banten, terkait menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berisi telur mentah di SMAN 1 Cigemblong menuai kritik. Minggu (25/1/2026).Klarifikasi yang diberikan terkesan kurang meyakinkan dan seperti cari aman.

Dalam video klarifikasi tersebut kepala SPPG meminta maaf dan mengakui kejadian itu adalah kelalaian dari timnya.Ia mengatakan bahwa keranjang telur mentah dan keranjang telur yang sudah matang terdapat kesamaan warna.

Berikut Klarifikasi SPPG Cigemblong:

“Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh.. Menindak lanjuti video yang yang beredar, saya kepada SPPG Kecamatan Cigemblong beserta seluruh tim dan pengurus menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kelalaian kami dalam menjalankan program MBG di kecamatan Cigemblong, terkait video yang beredar memang benar itu telur masih mentah dikarenakan pas kami cek di cctv ternyata ada kekeliruan dari kaki berisi telur mentah yang terbawa ke ke meja pemorsian, Nah Akhirnya, 15 kilogram telur yang terbawa ke meja pemorsian kemudian di distribusikan ke penerima manfaat,” Katanya dalam video klarifikasi,

Selanjutnya kami akan melakukan evaluasi, memperbaiki pelayanan program MBG di Kecamatan Cigemblong berjalan dengan maksimal,” Sambungnya.

Namun, klarifikasi ini tidak menjelaskan secara detail rincian menu yang disalurkan pada saat itu. Padahal, dalam video yang viral sebelumnya bukan hanya telur saja yang mentah, ada juga jagung yang sama-sama mentahnya dalam menu saat itu.

Beberapa warganet mengkritik terhadap klarifikasi Kepala SPPG Cigemblong.

Komentar Warganet

“Klarifikasinnya terkesan cari aman saja itu mah, padahal menu-menu sebelumnya juga rame, ada yang tidak sesuai standar gizi dan harga. Malah ada juga makanannya yang basi” tulis salah satu komentar di media sosial.

Komentar yang sama juga ditulis akun X, menurut mereka kepada SPPG Cigemblong tidak proporsional.”Lucu, kepala SPPG gemetaran, padahal klarifikasinya dibaca. Pertanda apakah itu..?,’ Tulis komentar warganet.Menanggapi hal tersebut,

pemerintah diminta untuk meningkatkan pengawasan dan memastikan bahwa menu MBG yang disajikan aman dan bergizi bagi siswa.Jika terdapat dapur MBG yang belum layak untuk beroperasi, pemerintah harus mengambil tindakan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *