LEBAK, AktualindonesiaNews.com — MTs Mathla’ul Anwar Gunungkencana, Kabupaten Lebak, Banten, terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana madrasah secara swadaya. Renovasi dilakukan menyusul kondisi sejumlah fasilitas yang mulai mengalami kerusakan, terutama bagian atap ruang kelas yang lapuk dan mengalami kebocoran.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pihak madrasah terhadap keamanan dan kenyamanan siswa serta tenaga pendidik dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar.
Kepala MTs Mathla’ul Anwar Gunungkencana, Yaya Sunarya, S.Pd., mengatakan renovasi dilakukan karena sejumlah bagian bangunan sudah membutuhkan perbaikan.
Menurutnya, pembiayaan renovasi tersebut tidak berasal dari bantuan pemerintah, melainkan dilakukan secara swadaya dengan memanfaatkan dana pribadi serta dukungan dari para donatur yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan di madrasah.
“Renovasi ini murni swadaya. Dana yang digunakan berasal dari dana pribadi dan juga bantuan dari para donatur. Kami mengumpulkan dukungan dari hamba-hamba Allah yang selama ini peduli dan ikut membantu, meskipun tidak semuanya terlihat secara langsung,” ujar Yaya saat ditemui wartawan, Kamis (10/9/2026).
Perbaikan Dilakukan Bertahap
Yaya menuturkan, saat ini perbaikan difokuskan pada ruang kelas siswa dan fasilitas toilet. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan dana yang tersedia.
“Untuk saat ini masih dalam proses pengerjaan. Mohon doa dan dukungannya dari semuanya. Mudah-mudahan proses renovasi ini berjalan lancar dan bisa segera selesai,” katanya.
Dalam proses tersebut, pihak madrasah juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan perhatian serta bantuan untuk pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan.
“Kami selaku pengurus MTs Mathla’ul Anwar Gunungkencana sangat berterima kasih kepada Pengurus Besar Mathla’ul Anwar Pusat Menes, Bapak KH. M. Zen, yang telah memberikan infak, sedekah kepada madrasah kami,” ungkapnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Tim Advokat Mathla’ul Anwar yang turut memberikan infak, sedekah, serta amal jariyah untuk mendukung pembangunan dan perbaikan madrasah.
“Kami juga turut berterima kasih kepada Tim Advokat Mathla’ul Anwar yang telah memberikan infak, sedekah dan amal jariyahnya untuk pembangunan MTs kami. Semoga segala kebaikan yang telah diberikan dibalas oleh Allah SWT dengan keberkahan dan balasan yang berlipat ganda,” tuturnya.
Masih Banyak Ruangan yang Membutuhkan Perbaikan
Meski renovasi terus berjalan, pihak madrasah menyadari masih terdapat sejumlah ruangan dan fasilitas yang membutuhkan perhatian dan perbaikan.
Karena itu, MTs Mathla’ul Anwar Gunungkencana membuka kesempatan dan menunggu uluran tangan dari para donatur maupun pihak-pihak yang ingin memberikan sumbangsih untuk membantu kelanjutan pembangunan.
“Kami juga membuka dan menunggu bagi para donatur yang ingin memberikan sumbangsih. Karena masih banyak ruangan di MTs kami yang perlu dilakukan perbaikan,” ujar Yaya.
Menurutnya, setiap bentuk bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi keberlangsungan proses perbaikan fasilitas madrasah. Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian renovasi sehingga siswa dapat belajar dengan lebih aman dan nyaman.
Pihak madrasah berharap kepedulian dari para donatur dan masyarakat dapat terus mengalir. Semangat gotong royong dinilai menjadi kekuatan penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas sarana pendidikan, khususnya di tengah keterbatasan anggaran.
Renovasi yang dilakukan secara swadaya tersebut bukan sekadar memperbaiki bangunan. Lebih dari itu, upaya tersebut merupakan ikhtiar bersama untuk memastikan anak-anak tetap memiliki ruang belajar yang layak, aman, dan nyaman dalam menuntut ilmu.
Bagi MTs Mathla’ul Anwar Gunungkencana, dukungan terhadap pembangunan madrasah merupakan bagian dari amal kebaikan yang manfaatnya diharapkan terus dirasakan oleh generasi penerus.
Semoga setiap infak, sedekah, bantuan, tenaga, pikiran, dan kepedulian yang diberikan untuk pembangunan MTs Mathla’ul Anwar Gunungkencana menjadi amal jariyah dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.
Editor: Endang.S

