Lebak, AINews.com – Warga Kampung Parungsari, Desa Parungsari, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, menyambut penuh sukacita dimulainya Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026.
Program yang bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cidanau-Ciujung-Cidurian tersebut menjadi angin segar bagi para petani di wilayah setempat. Berlokasi di Daerah Irigasi (DI) Binuangeun, proyek senilai Rp195.000.000 ini dilaksanakan secara swakelola oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Muda Lestari dengan masa pelaksanaan selama 45 hari kalender.
Melalui sistem swakelola, program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan infrastruktur irigasi, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta memberdayakan masyarakat melalui keterlibatan langsung warga dalam proses pembangunan.
Ketua P3A Muda Lestari, Herdi SM, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada pemerintah atas kepercayaan yang diberikan kepada kelompok tani untuk melaksanakan program tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BBWS Cidanau-Ciujung-Cidurian serta pemerintah pusat. Program P3-TGAI ini benar-benar menjawab kebutuhan utama petani di Kampung Parungsari. Karena dikerjakan secara swakelola tanpa melibatkan pihak ketiga, kami bekerja dengan penuh tanggung jawab dan rasa memiliki. Harapan kami, distribusi air menjadi lancar, hasil panen meningkat, dan ekonomi masyarakat ikut terangkat,” ujar Herdi, Minggu (20/7/2026).
Kehadiran proyek perbaikan jaringan irigasi ini juga disambut antusias oleh masyarakat. Suasana gotong royong dan kebersamaan tampak mewarnai kegiatan pembangunan yang berlokasi di RT 02/RW 01, Desa Parungsari.
Salah seorang petani, Mahmud (47), mengaku bersyukur atas pelaksanaan program tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat senang. Dulu aliran air sering tersumbat dan tidak sampai ke bagian ujung sawah. Dengan adanya perbaikan irigasi ini, kami tidak lagi khawatir kekurangan air saat musim tanam. Terima kasih kepada P3A Muda Lestari dan pemerintah. Semoga program ini membawa keberkahan dan hasil panen kami semakin melimpah,” ungkap Mahmud.
Melalui semangat gotong royong yang terus terjaga, pembangunan jaringan irigasi P3-TGAI oleh P3A Muda Lestari diharapkan dapat selesai tepat waktu, memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para petani, serta mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lebak.
(Tim Redaksi)

