LEBAK, AINews.com – Universitas Terbuka melalui Universitas Terbuka Serang sukses menggelar kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Digital di Gedung PGRI, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, pada Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui penguatan sumber daya manusia (SDM), pengembangan UMKM berbasis digital, sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Acara ini dihadiri oleh Direktur UT Serang Dr. Ajat Sudrajat, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Prof. Ojat Darojat, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Doddy Irawan. Turut hadir pula Kapolsek Gunungkencana, Danramil Gunungkencana atau yang diwakili, mahasiswa, pelaku UMKM, perangkat daerah, dan masyarakat Kecamatan Gunungkencana.
Direktur UT Serang, Dr. Ajat Sudrajat, menjelaskan bahwa PKM merupakan program nasional Universitas Terbuka yang telah berjalan sejak tahun 2020. Menurutnya, Gunungkencana dipilih karena memiliki potensi besar yang perlu didukung melalui peningkatan kualitas SDM serta pendampingan masyarakat dalam mengembangkan usaha berbasis digital.
“PKM ini merupakan program nasional dari Universitas Terbuka sejak tahun 2020. Kami memilih wilayah Gunungkencana karena masyarakat di sini membutuhkan sentuhan peningkatan sumber daya manusia. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari sosialisasi dan promosi Universitas Terbuka Serang agar semakin banyak masyarakat yang memiliki minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ujar Ajat.
Ia menjelaskan, pelaksanaan PKM Digital dilakukan dalam tiga tahapan. Tahap pertama berupa pra-survei untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, tahap kedua merupakan pelaksanaan kegiatan yang digelar hari ini, sedangkan tahap ketiga akan dilaksanakan pada Juli 2026 melalui kegiatan monitoring dan pendampingan.
“Monitoring dilakukan untuk memastikan kualitas produk UMKM masyarakat semakin meningkat sehingga memiliki daya saing dan dapat dipasarkan secara lebih luas melalui platform digital,” tambahnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Ojat Darojat, mengapresiasi pelaksanaan PKM Digital yang dinilai mampu memperkuat ekonomi masyarakat melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Program ini sangat baik karena membangun kekuatan ekonomi masyarakat. Dengan dukungan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Alhamdulillah kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Harapannya, PKM Digital tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar diimplementasikan oleh mahasiswa bersama masyarakat sehingga memberikan manfaat nyata,” katanya.
Menurut Prof. Ojat, transformasi digital menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila didukung dengan pendampingan yang berkelanjutan.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Doddy Irawan, menegaskan bahwa pembangunan manusia harus dimulai dari terciptanya masyarakat yang mandiri agar mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis global.
“Pendidikan menjadi salah satu kunci dalam mengatasi kemiskinan. Dengan adanya kegiatan PKM Digital ini, mahasiswa dan masyarakat diharapkan mampu membangun kemandirian ekonomi sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. Kehadiran Universitas Terbuka hari ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi hadir untuk memastikan masyarakat memiliki kesempatan berkembang dan mandiri,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengembangan produk UMKM, pemasaran digital, hingga strategi peningkatan kualitas usaha agar mampu bersaing di era digital.
PKM Digital Universitas Terbuka Serang diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat. Selain meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, program ini juga diharapkan mampu membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas sehingga melahirkan masyarakat yang lebih produktif, mandiri, dan sejahtera.
Reporter: Apip Rohman

