Pendataan Kelompok 3B dan Pondok Pesantren di Gunungkencana, Perluasan Program MBG Selain Siswa Sekolah

Lebak, AINews.com — Pemerintah terus memperluas cakupan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pendataan penerima manfaat baru di Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak Banten. Pendataan ini menyasar kelompok 3B dan pondok pesantren, sebagai bagian dari pengembangan program di luar siswa sekolah yang saat ini telah lebih dulu menerima manfaat.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Gunungkencana pada Rabu (6/5/2026) ini mendapat pengawasan langsung dari Kapolsek Gunungkencana, AKP Supar, S.H., Kehadiran aparat kepolisian bertujuan memastikan proses pendataan berjalan tertib, transparan, dan kondusif.

“Pendataan ini penting untuk memastikan program MBG tidak hanya berjalan baik di sekolah, tetapi juga menjangkau kelompok lain yang membutuhkan. Kami hadir untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan sesuai aturan,” ujar AKP Supar.

Diketahui, saat ini penyaluran MBG untuk siswa sekolah telah berjalan. Oleh karena itu, pendataan kali ini difokuskan pada perluasan penerima manfaat, yaitu kelompok 3B yang meliputi balita, ibu hamil dan menyusui, serta kelompok rentan lainnya, termasuk pondok pesantren dengan jumlah santri yang cukup besar.

Camat Gunungkencana, Firman Arif Hidayat, S.STP. MSi., menjelaskan bahwa pendataan ini merupakan langkah strategis untuk melengkapi cakupan program MBG secara menyeluruh.

“Program MBG untuk siswa sekolah sudah berjalan, dan pendataan ini dilakukan untuk menjangkau penerima manfaat lainnya seperti kelompok 3B dan pondok pesantren. Setelah seluruh data terkumpul, kami akan melakukan pemetaan jumlah penerima secara menyeluruh,” jelasnya.

Ia menambahkan, ke depan distribusi bantuan akan disusun secara kolaboratif dengan mempertimbangkan berbagai faktor teknis.

“Dimungkinkan pembagian penerima manfaat akan dilakukan secara kolaboratif, dengan menyesuaikan jarak tempuh serta kedekatan dengan Dapur SPPG terdekat, agar penyaluran lebih efektif dan merata,” tambahnya.

Kegiatan ini turut melibatkan berbagai pihak, mulai dari Sekretaris Kecamatan, Koordinator Kecamatan Badan Gizi Nasional, perangkat desa se-Kecamatan Gunungkencana, tokoh ulama, kepala sekolah, hingga perwakilan pondok pesantren dan instansi terkait lainnya.

Dengan adanya pendataan ini, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis dapat menjangkau lebih luas lapisan masyarakat dan benar-benar memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas gizi, tidak hanya bagi siswa sekolah, tetapi juga kelompok rentan dan lingkungan pondok pesantren di Kecamatan Gunungkencana.

Editor: Endang.S

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *